Blog Archive
-
▼
2011
(28)
-
▼
June
(28)
- Cheat PB 28 Juni 2011 No Respawn + 1Detik Defuse +...
- Cheat PB 28 Juni 2011 Soundbreak V6.7 Update Terba...
- Free Download Cheat Point Blank 28 Juni 2011 Cheat...
- Ternyata kata "OK" punya kepanjangan
- Jenis-jenis Superman
- 7 Hewan yang dipercaya membawa keberuntungan
- Beberapa Logo Google yang ditolak
- Film-film asing yang membawa unsur Indonesia
- Foto 6 Presiden Indonesia Ketika Masih Kecil Sampa...
- Ngupil Berpotensi Memicu Keretakan Hubungan Cinta
- Daftar 10 Game PC terbaik di tahun 80-an
- Misteri Foto 3 Orang Di Cover DVD Windows Vista
- 5 Air Terjun dengan Panorama Eksotis di Indonesia
- Miniatur Kendaraan Tempur yang Keren
- Cheat Point Blank 27062011 Wallhack "wh" Update Ch...
- Game Cheat Point Blank 27 Juni 2011 Scarletzer 270...
- IDM 6.05 Build 10 full
- Winrar 4.00 beta 7
- Dones Keylogger april 2011
- Cheat City Ville 19 April 2011 On Facebook
- Cheat Ninja Saga FullHack 2011
- Cheat Point Blank 26 Juni 2011 Cheat Point Blank S...
- Cheat Point Blank 26 Juni 2011 Cheat Point Blank 1...
- Cheat Ayodance 14 Juni 2011 v6067 + ByPass 2nd Pin
- Curhat Warga Malaysia Tentang Perlakuan Bendera NKRI
- 10 website indonesia terbaik tahun 2011
- Dompet Anti Copet Berteknologi Tinggi
- Cheat Point Blank 24, 25 Juni 2011 Scarletzer TERBARU
-
▼
June
(28)
Friday, June 24, 2011
Curhat Warga Malaysia Tentang Perlakuan Bendera NKRI
Seorang warga Malaysia mengaku iri ketika pergi ke Bandung Jawa Barat. Dia melihat bagaimana orang Indonesia dengan hormat memperlakukan benderanya, Sang Saka Merah Putih.
Norman Fernandez menuliskan curahan hatinya yang berjudul, ‘Perlakukan Bendera Kita Lebih Baik’.
“Baru-baru ini aku mengunjungi Bandung, Indonesia. Di sana aku mengamati penjaga keamanan di hotel yang kutinggali, mengibarkan bendera Indonesia pagi hari.
Saat matahari terbenam, penjaga itu menurunkan benderanya — tak membiarkan bendera itu menyentuh tanah, lalu melipatnya dan menyerahkannya ke resepsionis. Hal itu juga kerap dilakukan di gedung-gedung pemerintah.
Aku juga diberi tahu, bahwa anak sekolah di Indonesia diajarkan tak hanya soal arti dari warna bendera — merah dan putih, tapi juga sejarahnya, protokol dan etika mengibarkan bendera.
Selama lima hari aku di Bandung, aku tak pernah melihat bendera Indonesia compang-camping dan pudar warnanya.
Di sini, di Malaysia, pernahkan Anda melihat petugas keamanan di gedung-gedung pemerintah mengibarkan bendera ‘Jalur Gemilang’ atau bendera negara bagian?
Jika lain kali Anda ke Johor Bahru, lihatlah bendera Malaysia dan bendera Johor Bahru yang pudar berkibar di tiang bendera.
Aku juga sering melihat anak-anak berpakaian dengan motif bendera, ‘Jalur Gemilang’ yang dibuat dari potongan bendera Malaysia. Atau penyanyi baru, Sudirman Arshad yang memakai baju seperti itu. Dapatkan kita menjahit bendera dan dijadikan baju?
Minggu lalu aku berkendara dari Johor Bahru ke Kulai. Saat melewati gedung-gedung pemerintah, aku melihat bendera yang compang-camping dan kotor.
Yang paling hina, menurutku, ada yang memakai bendera Johor untuk membungkus pepaya di pohon.
Untuk mengibarkan bendera, baik ‘Jalur Gemilang’ maupun bendera Johor, misalnya, sudah ada aturannya. Namun tak ada yang mengindahkannya.
Sudah saatnya pemerintah mendidik masyarakat soal etika dan protokol memperlakukan bendera, termasuk pada bendera yang telah usang.
Seorang teman pernah bercerita, dia membakar bendera yang Malaysia yang telah usang dan menaburkan abunya di Laut Lido. Apakah ‘kremasi’ adalah cara yang benar?
Hanya tinggal dua bulan lagi kita merayakan kemerdekaan, saatnya untuk memperlakukan bendera kita dengan baik. Ganti bendera yang usang itu dengan yang baru dan gagah.
Subscribe to:
Post Comments (Atom)

No comments:
Post a Comment